Donald Trump Kutuk AS Masuk Neraka, Begini Kronologinya

Mantan Presiden AS Donald Trump memberikan sambutan di Mar-a-Lago Club di Palm Beach, Florida, AS, pada Selasa, 4 April 2023. Trump mengajukan pembelaan tidak bersalah atas 34 dakwaan pemalsuan catatan bisnis di tingkat pertama dalam proses yang memakan waktu kurang dari satu jam. (Eva Marie Uzcategui/Bloomberg via Getty Images)

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memanas setelah ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini terkait kasus suap terhadap bintang porno, Stormy Daniels senilai US$ 130.000 (Rp 1,9 miliar) dan sejumlah pihak lainnya untuk menyembunyikan informasi negatif soal Trump jelang kampanye presidennya 2016.

Tuduhan ini merujuk penyelidikan jaksa Distrik Manhattan, Alvin Bragg, terhadap pembayaran diam-diam yang dilakukan Trump selama kampanye.

Sinyal kuat kasus merujuk ke pengadilan terealisasi kala dewan juri Pengadilan Manhattan New York memutuskan mendakwanya pria 76 tahun pekan lalu. Dalam sistem hukum AS, juri menentukan bersalah atau tidaknya pihak yang sedang diselidiki, kemudian hakim menentukan hukuman dan vonis sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Mengutip CNN International, di pengadilan tertutup, sumber mengatakan ada 34 tuduhan yang diajukan kepadanya. Jaksa menuduh Trump menjadi bagian dari rencana melanggar hukum untuk menekan informasi yang dapat merugikan kampanyenya.

“Jaksa menuduh mantan presiden berusaha merusak integritas pemilu 2016 dan merupakan bagian dari rencana yang melanggar hukum untuk menekan informasi negatif,” tulis media AS itu menambahkan terdapat dakwaan bahwa Trump memalsukan catatan bisnis.

Trump sendiri menyangkal semua kesalahan dan pengacaranya mengatakan mereka akan berjuang agar dakwaan dibatalkan. Ia secara pribadi mengaku tidak bersalah atas 34 tuduhan kejahatan pemalsuan catatan bisnis di pengadilan setelah mendengar dakwaan terhadapnya.

Setelah sidang, hal ini juga dikatakan pengacaranya Todd Blanche. Timnya berujar akan melawan.

“Kami akan melawannya, kami akan berjuang keras,” tegas Blanche.

Hakim sendiri memberikan waktu kepada pengacara Trump hingga 8 Agustus untuk mengajukan mosi dalam kasus tersebut. Tanggal persidangan awal akan berlangsung pada Januari 2024.

“Trump pada dasarnya dituduh mendalangi skema besar untuk merusak proses demokrasi,” kata Bennett Gershman, seorang profesor hukum di Pace University, dikutip AFP.

“Dengan kata lain, dengan menutupi perilaku seksual cabulnya melalui berbagai catatan palsu… dia berhasil menyembunyikan informasi yang benar yang jika dipublikasikan akan sangat merusak upayanya untuk menjadi presiden,” tambahnya.

Trump diketahui hendak mencalonkan diri kembali sebagai kandidat presiden dari Partai Republik untuk tahun 2024. Namun dalam poling, Partai Republik mengatakan Trump harus keluar dari persaingan jika ia didakwa, merujuk jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis Maret.

Sebenarnya, Trump total memiliki tiga kasus penyelidikan. Ia menghadapi penyelidikan kasus kejahatan di Georgia terkait dengan pemilu AS 2020 dan kasus di Washington terkait serangan para pendukungnya ke gedung Kongres AS, Capitol Hill, pada 6 Januari 2021.

Amerika Masuk Neraka

Trump sendiri tidak ditahan lama di New York. Dari update yang ada, ia kembali ke Florida dan mengumpulkan massa pendukungnya.

Ia bahkan berorasi di kediamannya Mar-A-Lago miliknya di Palm Beach. Bahkan ia mencemooh yang terjadi pada dirinya, mengutuk “AS akan masuk neraka”.

“Satu-satunya kejahatan yang saya lakukan adalah membela negara kita tanpa rasa takut dari mereka yang berusaha menghancurkannya,” kata Trump selama konferensi pers.

“Kita hidup melalui masa-masa tergelap dalam sejarah Amerika, saya dapat mengatakan bahwa setidaknya untuk saat ini, saya sangat bersemangat,” ujarnya lagi.

“Negara kita akan masuk neraka. Dunia sudah menertawakan kita, karena perbatasan terbuka kita dan penarikan pasukan dari Afghanistan,” tegas pemimpin asal Partai Republik tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, ia terus berujar kasus ini bermuatan politik. Ia mengatakan ladan-lawannya ingin menganggu pencalonan dirinya di 2024.

“Kasus palsu ini dibawa hanya untuk mengganggu pemilu 2024 mendatang. Dan itu harus segera diturunkan,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*